Saat ini viral di media sosial, seorang pembeli makanan menemukan hal-hal aneh di dalam makanannya.
Mulai dari hal-hal menjijikkan hingga makhluk hidup.
Cerita tersebut kemudian mereka unggah di akun media sosial dan viral.
Semestinya, meskipun tak ada produk yang sempurna setidaknya penjual makanan bisa lebih teliti dengan produk yang dijaul atau dijajakannya.
Seperti cerita yang terjadi di Malaysia berikut ini.
Dikutip dari Sinar Harian, Senin (13/11), seorang pria terkejut ketika menemukan benda tak biasa saat makan di restoran daerah Chemor, Rabu lalu.
Ia menemukan sebuah gigi busuk yang tercabut dalam sepiring mi goreng ayam yang disajikan kepadanya.
Korban yang bernama M Agilan (25) mengatakan peristiwa itu terjadi sekira jam 14.00 saat dia sedang makan siang di sela pekerjaannya sebagai tukang cuci mobil.
"Saya tidak melihat ada keganjilan dalam hidangan itu dan terus menikmati makanan sampai saya menggigit sesuatu yang keras yang saya sangka adalah batu.
"Ketika saya muntahkan, saya terkejut menemukan potongan besar gigi yang busuk. Saya merasa mual dan jijik melihat benda itu dan terus tidak berselera ingin makan," katanya.
Merasa marah dengan apa yang dialaminya ia kemudian mengadu kepada manajer restoran.

Sinar Harian
Di mana pada saat itu manajer restoran menjanjikan biaya medis jika terjadi gangguan kesehatan pada M Agilan.
Tetapi menurutnya yang terjadi justru kebalikannya.
"Pihak restoran bersikap lepas tangan ketika saya ingin mendapatkan perawatan di sebuah rumah sakit karena mengalami sakit perut sekitar satu jam setelah menikmati hidangan itu."
"Mereka tidak mau angkat telepon dan saya hanya membeli obat di toko."
"Ketika saya ingin mendapatkan penjelasan, manajer restoran bertindak membuat laporan polisi pula terhadap saya," katanya.
Lebih lanjut, Agilan mengatakan dirinya membuat laporan polisi terkait penemuan gigi dalam mi goreng yang ia pesan.
Yang mana laporan tersebut bertujuan agar Kementerian Kesehatan segera melakukan tindakan permeriksaan kebersihan di restoran bersangkutan.
"Saya tahu banyak pelanggan yang mengeluhan tentang tingkat kebersihan restoran tersebut sebelum peristiwa ini, tetapi pihak restoran tampaknya memandang ringan keluhan masyarakat," tutupnya.
Terlepas dari hal itu, kisah yang dialami M Agilan ini lantas dengan cepat menyebar di berbagai media Malaysia.
